Jumat, 13 November 2020

Keutamaan Sedekah di bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang disucikan Allah dan memiliki keistimewaan yang diperuntukkan bagi orang - orang beriman. Dalam Al Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 183 Allah berfirman,
" Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. "
Keistimewaan bulan Ramadhan adalah keutamaan ibadah di bulan tersebut, yaitu dilipatgandakannya nilai pahala ibadah yang dilakukan dengan ikhlas semata - mata mengharap ridha Allah. Selain nilai pahala ibadah yang berlipat ganda, orang - orang beriman dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah melalui ibadah di bulan Ramadhan.

Salah satu amal ibadah di bulan Ramadhan yang dianjurkan oleh para ulama salafush shalih adalah sedekah. Dikutip dari Wikipedia Indonesia, definisi sedekah adalah pemberian seorang [Muslim] kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Sedekah lebih luas dari zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta, namun sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik. Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat An-Nisa ayat 114, yang menyuruh umat muslim untuk senantiasa berbuat kebaikan salah satunya dengan bersedekah.
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."
Beberapa keutamaan sedekah dijelaskan dalam Al Qur'an, sehingga tidak ada keraguan bagi umat muslim yang berniat sungguh - sungguh untuk beramal sedekah. Ketika mereka yakin untuk mengamalkan sedekah, maka Allah akan memberikan balasan yang terbaik. Dan sebaik - baik balasan adalah pahala kebaikan sebagai bekal di yaumul hisab.

1. Bersedekah tidak akan mengurangi rezeki. Bagaimana bisa sebuah pemberian tidak akan mengurangi rezeki orang yang memberi? Jawabannya dijelaskan di dalam Al Qur'an dan Allah menjaminnya. Jika kita melakukan sedekah, hal tersebut tidak akan mengurangi harta atau rezeki kita. Justru Allah akan menggantinya dengan rezeki yang sebaik-baiknya. Seperti dalam firman Allah pada Al Qur'an Surat Saba ayat 39 yang artinya :
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."
2. Membuka pintu rezeki. Mengapa manusia harus berikhtiar dan bertawakal kepada Allah untuk membuka pintu rezeki? Jawabannya agar Allah mencukupi rezeki manusia dari pintu - pintu rezeki Allah. Karena manusia tidak tahu dari pintu mana rezeki Allah diberikan. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwasannya Rasulullah Shallallahu’ alaihi wasallam bersabda :
"Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya", sedangkan yang satunya lagi berkata, "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa bersedekah justru akan membuka pintu rezeki yang baru. Ketika seorang muslim merasa dalam kefakiran maka sedekah akan membuka pintu rezeki baginya, sehingga dia tidak lagi merasa kekurangan dan mengalami kesulitan karena Allah memberikan rezeki dari arah yang tak terduga.

3. Dapat menghapus dosa-dosa. Ini merupakan jaminan Allah bagi umat muslim yang mengamalkan sedekah. Semakin banyak bersedekah maka mudah bagi Allah untuk meringankan timbangan keburukan di yaumul hisab kelak. Rasulullah Shallallahu’ alaihi wasallam bersabda,
"Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi)
Allah hanya akan mengampuni dosa-dosa seseorang yang telah bersedekah dengan syarat orang tersebut mengikutinya dengan taubat. Dan jika seseorang melakukan sedekah dengan niat agar dosa-dosanya dianggap impas, maka sesungguhnya hal ini tidaklah dibenarkan.

4. Dijauhkan dari api neraka. Bagi umat muslim yang mengimani hari akhir / kiamat, maka juga meyakini kehidupan akhirat dan seburuk - buruk kehidupan di akhirat apabila mendapatkan balasan atas dosa - dosa semasa hidup di dunia dan ditempatkan di neraka yang siksanya sangat pedih. Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda,
"Jauhilah neraka walupun hanya dengan (sedekah) sebiji kurma, kalau kamu tidak menemukan sesuatu, maka dengan omongan yang baik." (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)
5. Merupakan amal jariyah. Sedekah merupakan salah satu amal jariyah yang pahalanya tidak akan pernah putus, bahkan saat kita sudah meninggal. Hal ini merupakan investasi akhirat yang akan menyelamatkan kita dari pembalasan keburukan. Dan tidak ada manusia yang tahu nasibnya di akhirat kelak. Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda,
"Jauhilah neraka walupun hanya dengan (sedekah) sebiji kurma, kalau kamu tidak menemukan sesuatu, maka dengan omongan yang baik." (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim.)
Lima keutamaan sedekah tersebut dapat memantapkan keyakinan dan memotivasi umat muslim yang ingin mengamalkannya. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk beramal sedekah selagi diberi kesempatan hidup di alam dunia. Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar